| Gambar dibuat dengan Gemini AI |
Yudas adalah gambaran bahwa dekat secara fisik belum tentu dekat secara hati.
Yudas juga menjadi peringatan kepada semua gembala bahwa tidak semua jemaat yang dimuridkan baik melalui kelompok sel, pemahaman Alkitab, melayani bersama, mengikuti kelas katekisasi atau konseling pra nikah, atau kelas persiapan penyerahan anak, lantas menjadi murid yang setia. Jangan naif, tidak jarang ada pribadi yang datang dengan penuh semangat, tapi dalam perjalanan waktu menjadi pribadi yang memahitkan hati para gembala. Mungkin mereka seperti Yudas, berdoalah mereka menjadi seperti Petrus, si penyangkal yang akhirnya bertobat.
Yudas adalah cerita tentang penghianatan orang dalam, dan sangat relate dengan manusia masa kini. Tidak jarang demi merebut pengaruh, jabatan, mimbar, atau yang paling memalukan rebutan posisi penggembalaan, orang-orang yang tadinya kita percayai menjadi orang yang paling mengejutkan dengan keputusan penghianatannya.
Ciuman Yudas adalah kisah sepanjang masa yang abadi, bahwa terkadang orang yang terlibat penuh kebaikan menyimpan sejuta rencana celaka bagi teman atau rekan sekerjanya.
Bekasi, 25 Mei 2026
Komentar
Posting Komentar